Interconnected
Network atau yang lebih populer disebut dengan Internet, adalah sebuah sistem
informasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan komputer di
seluruh dunia. Butuh suatu cara agar antar komputer atau lebih luas lagi antar
network dapat saling berkomunikasi. TCP/IP adalah protokol yang digunakan untuk
berkomunikasi antar network.
Fungsi dari
protokol TCP/IP adalah digunakan untuk berkomunikasi atau bertukar data antar
komputer dan menghubungkan banyak banyak jenis komputer maupun sistem operasi
yang berbeda-beda agar dapat melakukan fungsi komunikasi tersebut. TCP/IP
juga sudah diterapkan pada hampir semua perangkat keras seperti Novell Netware,
IBM, MS Windows Server, UNIX, Linux. FreeBSD, Macintosh, PC DOS dan sebagainya.
Pengalokasian IP address pada dasarnya
ialah proses memilih Network ID dan Host-id yang tepat untuk suatu jaringan .
tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak
dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin
Aturan
Dasar Pemilihan Network ID dan Host ID
Terdapat beberapa aturan dasar dalam
menentukan Network ID dan Host Id yang hendak di gunakan aturan tersebut:
-
Network ID tidak boleh
sama dengan 127
-
Network Id dan Host ID
tidak boleh 0 dan 255
-
Host ID harus uniq dalam
satu Network
Network ID digunakan untuk menunjukan
Host TCP/IP yang terletak pada Network yang sama. Semua Host pada satu jaringan
harus memiliki Network ID yang sama, jika antara Network dihubungkan oleh
router, network ID dibutuhkan untuk hubungan antar router tersebut.
Menentukan
Host ID
Host ID digunakan untuk
mengidentifikasikan suatu host dalam jaringan. Setiap interface harus memiliki
Host ID yang uniq.
Untuk masing-masing kelas IP address,
didefinisiskan Host ID sebagai Berikut.
Kelas IP
address
Awal
Akhir
A
xxx.0.0.1
xxx.255.255.254
B
xxx.xxx.0.1
xxx.xxx.255.254
C
xxx.xxx.xxx.1
xxx.xxx.xxx.254
Table ini menunjukan Host ID awal
utnuk IP address Kelas A adalah 0.0.1 dan bukan 0.0.0 Host ID 0.0.0 ini
digunakan untuk keperluan alamat Network. Dan juga menunjukan bahwa Host ID
terakhir pada suatu Network kelas C adalah 254. Host ID 255 digunakan sebagai
alamat broadcast. Jika suatu paket IP dikirimkan ke alamat ini, seluruh Host
dalam satu jaringan akan mendengarkan paket tersebut.
Berdasarkan daftar di atas, untuk
kelas C, Host ID yang boleh dialokasikan adalah 1 hingga 254. oleh karenanya
masing – masing anggota jaringan kelas C di haruskan memilih salah satu dari
254 Host ID diatas.
0 komentar:
Post a Comment