Gaya kepemimpinan adalah cara yang digunakan
dalam proses kepemimpinan yang diimplementasikan dalam perilaku kepemimpinan
seseorang untuk mempengaruhi orang lain untuk bertindak sesuai apa yang
dinginkan. (Prasetyo)
Menurut Flippo (1987) ;
Gaya Kepemimpinan juga dapat didefinisikan
sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan
organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Menurut University of Iowa Studies
Dikutip dari Robbins dan Coulter (2002), Lewin
menyimpulkan ada tiga gaya kepemimpinan;
Gaya Kepemimpinan Otoriter (Authoritarian)
Adalah gaya kepemimpinan yang memusatkan segala
keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala
pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut,
sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
Ciri dan Gaya Kepemimpinan Otoriter :
(Handoko dan Reksohadiprojo, 1997)
- Pemimpin kurang memperhatikan kebutuhan bawahan.
- Komunikasi hanya satu arah yaitu ke bawah saja.
- Pemimpin cenderung menjadi pribadi dalam pujian dan kecamannya terhadap kerja setiap anggota.
- Pemimpin mengambil jarak dari partisipasi kelompok aktif bila menunjukan keahliannya
Gaya Kepemimpinan Demokratis (Democratic)
Adalah gaya kepemimpinan yang memberikan
wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu
mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan
demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung
jawab para bawahanya.
Ciri dan Gaya Kepemimpinan Demokratis :
(Handoko dan Reksohadiprojo, 1997).
- Lebih memperhatikan bawahan untuk mencapai tujuan organisasi.
- Menekankan dua hal yaitu bawahan dan tugas.
- Pemimpin adalah obyektif dalam pujian dan kecamannya dan mencoba menjadi seorang anggota kelompok biasa dalam jiwa dan semangat tanpa banyak melakukan pekerjaan.
Gaya Kepemimpinan Bebas (Laissez Fire)
Pemimpin jenis ini hanya terlibat dalam
kuantitas yang lebih kecil dimana para bawahanya yang secara aktif menentukan
tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi
Ciri dan Gaya Kepemimpinan Bebas :
(Handoko dan Reksohadiprojo, 1997).
- Pemimpin membiarkan bawahannya untuk mengatur dirinya sendiri.
- Pemimpin hanya menentukan kebijaksanaan dan tujuan umum.
- Bawahan dapat mengambil keputusan yang relevan untuk mencapai tujuan dalam segala hal yang mereka anggap cocok.
0 komentar:
Post a Comment